Harga emas menguat di tengah melemahnya dolar dan perubahan prospek inflasi.
Harga emas bergerak naik pada hari Senin, didukung oleh dolar AS yang lebih lemah dan pergeseran ekspektasi seputar inflasi global, karena investor memantau tanda-tanda kemajuan diplomatik di Timur Tengah dan menilai prospek suku bunga secara lebih luas.
Harga emas spot naik 0,47 persen menjadi $4.564,27 per ons pada pukul 08.49 waktu UEA, sementara kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Juni naik 0,91 persen menjadi $4.597,75. Melemahnya dolar meningkatkan daya tarik emas batangan dalam denominasi dolar, membuat emas lebih terjangkau bagi investor yang memegang mata uang asing.
Di Uni Emirat Arab, harga emas lokal juga mencatat kenaikan yang signifikan. Emas 24 karat naik sebesar AED 551,00 per gram, sementara emas 22 karat meningkat menjadi AED 510,25. Emas 21 karat naik menjadi AED 489,25, dan emas 18 karat naik menjadi AED 419,50 per gram. Sementara itu, emas 14 karat naik menjadi AED 327,00 per gram.
Momentum kenaikan harga emas batangan terjadi karena pasar bereaksi terhadap peluang baru untuk de-eskalasi diplomatik di Timur Tengah, yang meredakan kekhawatiran atas gangguan terhadap aliran energi global. Ekspektasi akan peningkatan stabilitas regional membantu mendorong harga minyak turun, mengubah perkiraan inflasi dan sentimen investor.
Harga minyak mentah yang lebih rendah sering dianggap sebagai kekuatan penyeimbang inflasi, yang berpotensi mengurangi tekanan pada bank sentral untuk mempertahankan suku bunga tinggi. Dinamika tersebut dapat mendukung permintaan emas, karena logam mulia ini cenderung berkinerja lebih baik dalam lingkungan suku bunga rendah di mana aset yang tidak menghasilkan imbal hasil menjadi relatif lebih menarik.
Para pelaku pasar juga mengamati dengan cermat arah kebijakan moneter AS, dengan tren inflasi dan perkembangan pasar energi diperkirakan akan memainkan peran penting dalam membentuk keputusan suku bunga di masa mendatang. Analis memperkirakan bahwa perubahan ekspektasi seputar biaya pinjaman dapat tetap menjadi pendorong utama bagi pasar emas batangan dalam beberapa minggu mendatang.
Logam mulia lainnya juga mencatatkan kenaikan selama sesi perdagangan, perak naik 1,63 persen menjadi $77,93 per ons, platinum naik 1,75 persen menjadi $1.973,65, sementara paladium naik 2,31 persen menjadi $1.413,00, yang mencerminkan minat investor yang lebih luas terhadap aset alternatif di tengah lingkungan makroekonomi yang terus berubah.